Kamis, 19 Maret 2015

SYAIR KERINDUAN



Lembayung jingga perlahan memasuki peraduan
sepi mulai merayap pasti dalam keheningan
tetesan embun melesap menyetubuhi tiap jengkal dedaunan
dan riuh canda binatang malam menebar pesona keindahan

ketika gemulai tarian malam menghantar pesan kerinduan
dalam lembaran aksara yang senantiasa terbaitkan
ku temukan setitik kerinduan dalam bening bola
mata mu
yang masih tersimpan rapi meski waktu telah berlalu

lembut namun pasti kudengar bisik mu yang kau cipta lewat deru sang bayu
menemani malam ku dengan hangat kasih sayang
tercipta syair rindu ini hanya untukmu
dalam keheningan malam ku cumbu bayang mu



Lereng Merbabu,17 juli 2014

1 komentar: