Kamis, 26 Maret 2015

DI UJUNG MIMPI









Kolaborasi Zoel Z’anwar & Yani Handayani
____
sebelum usai laguku terdendang di pucuk malam
dan segala sendu tergugu pada kata andai yang diam
jawablah resahku,
apa kata waktu yang lupa kita beri nama?
tentang dua arah yang tak akan bertemu

menggores kisah lara dua hati
terpenjara dalam keheningan tanpa kata
keresahan malam menyulam mimpi menjadi bongkahan nyeri
menguliti rindu kita di ujung sepi
merekam sejuta perih impian asa

jarum jam berdetak dlm pusaran waktu
halimun tipis masih memeluk manja lelapku
dalam peraduan jingga kerinduan ini
tergambar jelas bayang hadirmu
nyerikan bongkahan rindu menusuk lapisan hati

gemetar jemari menuang bait demi bait kisah masa lalu
merekam sejuta perih impian kita

yang kupunya adalah kesamaran
dan risaumu yang mengetuk bersama angin
tak kulihat lagi sepasang bulan menari di wajahmu
cahaya itu kini lindap pada pintu yang berkarat
hanyalah aku, terdiam di satu sudut

menunggu kendaraan kenang
yang akan selalu membawamu kembali

di ujung mimpi,
kitalah yang akan membelah arah
walau di dalamnya kita temukan semua warna
kau harus menjauh seperti gelap
ketika aku berdiam seperti malam yang kekal

di ujung mimpi,
kitalah yang akan segera kembali
pada dunia di mana kau dan aku
adalah keping yang terpisah
terlukis indah bersama keping yang lain

maka
biarlah kembara angan kita menjadi kenangan lalu
biarlah rindu kita tersimpan di kaki langit 


__________________
1427341497375798353
26 Maret 2015


Medan - Salatiga
Meski sempat keder pas di pasangkan dg bang Zoel,
tapi akhirnya jadi juga…heheee…walau prosesnya secepat tiupan badai…!”
Yani Handayani
Ini adalah hasil tulisan kolaborasi pertamaku.
Pertama kali dengar kalau aku harus berkolaborasi dengan Mbak Yani,
yang terlintas di pikiranku adalah “Puisi”!
Selain lebih simpel, tadinya aku berpikir ini akan lebih mudah
terlebih karena kebanyakan tulisanku dan mbak yani memang bergenre puisi.
Tapi, ternyata menulis puisi secara kolaborasi itu tidak mudah.
Apalagi dengan tenggat waktu yang serba mepet.
Pengalaman yang sangat berharga! :) “
–Zoel Z’anwar–

Senin, 23 Maret 2015

APA KABAR SAYANG

Apa kabar mu sayang….
kuingin sapa engkau sehangat dulu
kuingin hadirkan lagi biru rinduku
menembus dimensi ruang dan waktu
menggugah rasa nikmati jalinan asmara
**

Apa kabarmu sayang….
kuingin sapa engkau semanja dulu
dalam canda dan tawa kita
menghapus resah kidungkan lagu cinta
**

Apa kabarmu sayang….
kuingin bisikan kata mesra
lembut berdesir harap kangen sua
meski cemburu kadang hadirkan gulana
namun sadari cinta kan lebih berwarna
**
Apa kabarmu sayang…..
kuingin engkau nikmati harimu dengan penuh cinta
karena bahagiamu bahagiaku juga


Lereng Merbabu, 24 juni 2013



UNGU








ungu itulah namaku
sebuah nama indah yang ingatkanku pdmu
ungu itulah aku
perpaduan hatiku dan hatimu
unguku siratkan dalamnya rasa cintaku
rasa cinta yang membara
semerah perpaduan warna kita
**
ungu itulah diriku
disana tlah kutitipkan separuh jiwaku
saat dua hati ikrarkan janji
tuk’ saling mengasihi dan menemani
walau apapun terjadi kita tetap satukan hati
**
unguku tak kan pernah mati
dia akan tetap abadi walau seribu tahun lagi
meski ia tahu separuh jiwanya tak kan kembali
dia akan tetap setia menanti sampai di kehidupan abadi


Lereng Merbabu,13 juni 2013

KEHILANGANMU









harus bagaimana aku memulai
menapaki hidup ini tanpa mu lagi
serasa goyah seluruh nurani
saat ku tau kau tak bisa kumiliki
**
ku ingin teriak memanggilmu
namun lidahku terasa kelu
apa yang bisa kulakukan tanpamu
seperti orang buta kehilangan tongkat
**
aku berjalan dg tersendat
tak ada lagi yg memberiku semangat
menghadapi hari hariku yang penuh dg syarat

Lereng Merbabu,11 juli 2013

RINDU YANG TERKOYAK








ada rindu menghebat dalam benakku
saat kutatap bayangmu dalam indra mayaku
rindu tatapan indahmu,sapa lembutmu
kenangan tentang indahnya cintamu
****
seribu kata mesra menghiasi
memasuki relung hati insani
yakinkan kita  bisa lewati
rintangan yang kan halangi
***
cinta kita lukiskan banyak kata
canada tawa kita bersama
nikmati alunan nada-nada asmara
Kini….
semua keindahan itu sirna
hilang lenyap diterpa angin senja
tiada lagi kata kata mesra penyejuk jiwa
kan hiasi hari hari kita
sepi…
sunyi…
dan hampa….

Lereng merbabu,27 may 2013

Jumat, 20 Maret 2015

NYANYIAN HATI








redup sinar rembulan menyinari awan
enggan bintang tampakkan wajah rupawan
mendung bergelayut selimuti sudut hati
usik lamunan rindu yang tiada bertepi

****

dan ketika pucuk cemara mulai berguguran
desah angin kidungkan sebuah nyanyian
ukir segala keresahan nurani
getarkan dawai dawai cinta dalam hati

****

dan ketika bait bait puisi terasa sunyi
lantunan ayat ayat cinta berubah arti
lalu kemana harus ku cari perginya sang pujangga hati
yang telah mematri rinduku di ujung sepi




Lereng Merbabu,20 Maret 2015

Kamis, 19 Maret 2015

SYAIR KERINDUAN



Lembayung jingga perlahan memasuki peraduan
sepi mulai merayap pasti dalam keheningan
tetesan embun melesap menyetubuhi tiap jengkal dedaunan
dan riuh canda binatang malam menebar pesona keindahan

ketika gemulai tarian malam menghantar pesan kerinduan
dalam lembaran aksara yang senantiasa terbaitkan
ku temukan setitik kerinduan dalam bening bola
mata mu
yang masih tersimpan rapi meski waktu telah berlalu

lembut namun pasti kudengar bisik mu yang kau cipta lewat deru sang bayu
menemani malam ku dengan hangat kasih sayang
tercipta syair rindu ini hanya untukmu
dalam keheningan malam ku cumbu bayang mu



Lereng Merbabu,17 juli 2014

Senin, 16 Maret 2015

Arti Kehadiranmu




kutulis indah namamu dengan pena nurani
kuukir pahatan embun sejuk sang pagi
hingga gigil tubuh ini mampu menyemai arti
hadirmu dalam balutan senyum tulus mentari


kutahtakan cintamu setinggi rinduku diantara mega mega
begitu lembut dan hangat membuatku senantiasa terjaga
ditingkah nyanyian sang bayu kudengar lirih bisikmu
luruhkan sgala raguku akan tulus cintamu


kini………
kumaknai dirimu di setiap jengkal hari
memberi damai pada fana kehidupan ini
engkau adalah keindahan yang teresapi
karunia cinta sejati yang terpatri dalam hati


Lereng Merbabu,16 maret 2015